Rabu, 28 November 2012

Memahami Hakikat dan Karakteristik Membaca Intensif

  Membaca intensif adalah membaca secara cermat untuk memahami suatu teks secara tepat dan akurat. Kemampuan membaca intensif adalah kemampuan memahami detailsecara akurat, lengkap, dan kritis terhadap fakta, konsep, gagasan, pendapat, pengalaman, pesan, dan perasaan yang ada pada wacana tulis.Membaca intensif sering diidentikkan dengan teknik membaca untuk belajar. Denganketerampilan membaca intensif pembaca dapat memahami baik pada tingkatan lateral,interpretatif, kritis, dan evaluatif.Aspek kognitif yang dikembangkan dengan berbagai teknik membaca intensif tersebutadalah kemampuan membaca secara komprehensif. Membaca kompres-hensif merupakan proses memahami paparan dalam bacaan dan menghubungkan gambaranmakna dalam bacaan dengan skemata pembaca guna memahami informasi dalam bacaan secara menyeluruh.
Kemampuan membaca intensif mencakup
1) kemampuan pemahaman literal.
2) pemahaman inferensial.
3) pemahaman kritis dan.
4) pemahaman kreatif.
  • Karakteristik membaca intensif mencakup:
1) membaca untuk mencapai tingkat pemahaman yang tinggi dan dapat mengingatdalam waktu yang lama.
2) membaca secara detail untuk mendapatkan pemahaman dari seluruh bagian teks.
3) cara membaca sebagai dasar untuk belajar memahami secara baik dan mengingat lebih lama.
4) membaca intensif bukan menggunakan cara membaca tunggal (menggunakan berbagai variasi teknik membaca seperti scanning, skimming, membacakomprehensif, dan teknik lain).
5) tujuan membaca intensif adalah pengembangan keterampilan membaca secaradetail dengan menekankan pada pemahaman kata, kalimat, pengembangan kosakata,dan juga pemahaman keseluruhan isi wacana.
6) kegiatan dalam membaca intensif melatih siswa membaca kalimat-kalimat dalamteks secara cermat dan penuh konsentrasi. Kecermatan tersebut juga dalam upayamenemukan kesalahan struktur, penggunaan kosakata, dan penggunaan ejaan/tanda baca.
7) kegiatan dalam membaca intensif melatih siswa untuk berpikir kritis dan kreatif,dan.
8) kegiatan dalam membaca intensif melatih siswa mengubah/menerjemahkanwacana-wacana tulis yang mengandung informasi padat menjadi uraian (misalnya:membaca intensif tabel, grafik, iklan baris, dan sebagainya)Teknik-teknik membaca intensif dapat berupa SQ3R, OPQRST, dan KWLU. Teknik tersebut melatih dan membekali pembaca dengan suatu metode studi (belajar) yangsistematis. Teknik-teknik membaca intensif ini didasari oleh teori skemata. Teoriskemata ini mencetuskan gagasan bahwa inti dari pemahaman dimainkan oleh suatustruktur kognitif yang disebut skemata.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar